Sebelumnya, buat yang gak sengaja baca jurnal ini, sori kalo lebay. Tapi inilah gue, inilah perasaan gue.
Yak, hari ini adalah hari-nya dia. Hari ulang tahunnya dia.
Dia yang selama 5 tahun ini gak pernah pergi dari hati gue. Dia yang selama 5 tahun ini namanya gak pernah alpha gue sebut dalam monolog gue dengan Tuhan. Dia yang selama 5 tahun ini cuma bisa gue denger suaranya aja tapi bisa bikin mood gue membaik. Dia yang setiap malem selama 5 tahun ini selalu gue harapkan buat muncul di mimpi gue. Dia yang selama 5 tahun ini selalu gue sebut dalam setiap doa gue.
Ya dia, vokalis band dari Jepang yang well-known di dataran Eropa, Amerika dan Asia, Dir en Grey.
Niimura Tooru, atau Kyo.
By the way, gue lebih suka manggil dia pake marga 'Niimura' daripada 'Nishimura' meskipun dia men-sign poem book-nya dengan nama 'Nishimura'. Tapi menurut gue, both are same, secara Kyo gak suka sama namanya sendiri.
Hari ini, tanggal 16 Februari 2012 ini, dia ulang tahun yang ke 36 tahun. Tua ya? hehe. Tapi buat gue gak masalah sih, karena gue emang demennya sama yang tua-tua. Oedipus Complex bahasa kerennya. Beda umur gue sama dia yaa kira-kira terpaut 15 tahunan lah. Apa? Om-om? Bodo amat. Selama itu Kyo, mau dibilang apa kek, gue gak peduli juga wwww
Setiap kali dia ulang tahun, sebetulnya gue gak tau harus ngapain. Gak harus ngapa-ngapain juga sih wong dia juga bukan siapa-siapa gue di dunia nyata. Gue ulang tahun juga, gue gak ngapa-ngapain kok XD
Tapi gue pengen memberikan sesuatu buat dia. Entah sebentuk puisi, fanfic atau sekedar ucapan selamat di status-status jejaring sosial yang gue sangat yakin, gak bakal dia baca juga.
Tapi gue pengen memberikan sesuatu buat dia. Entah sebentuk puisi, fanfic atau sekedar ucapan selamat di status-status jejaring sosial yang gue sangat yakin, gak bakal dia baca juga.
Tadi gue akhirnya menulis fanmail buat dia. Iya gue tau, dia jarang sekali baca fanmail. Bahkan ada 'warning' yang bertuliskan sebisa mungkin tulis fanmail sesingkat mungkin karena Kyo jarang sekali baca fanmail. Maka, dengan sesingkat yang gue bisa, gue menuliskan ucapan selamat buat dia. Gak lupa doa. Ya, yang bisa gue lakukan untuk dia adalah cuma berdoa. Terutama buat kesembuhan dia saat ini. Dia yang katanya harus operasi pengangkatan polip yang ada di laryng-nya. Gue memang gak tau kapan operasinya dilaksanakan karena gue berusaha cari beritanya tapi gak dapet-dapet. Yang gue tau, terakhir dari Orchastrated-Chaos, kata manager-nya, Kyo gak bisa bicara sementara akibat perawatan yang dilakukan. Tapi itu gak mengganggu aktivitas hariannya. KATANYA. Okelah, gue bisa sedikit tenang paling gak. Tapi tetep aja gue gak tau apakah operasinya jadi atau gak, dan atau kapan dilaksanakannya.
Jadi ya gue cuma bisa berdoa aja dari sini. Berdoa buat kesembuhan dia, buat kesuksesan dia, buat kebahagiaan dia, buat masa depan dia yang lebih baik. Karena gue sadar betul kalo gue bukan siapa-siapanya tapi cuma satu dari sekian banyak fans-nya yang mungkin ada yang lebih maniak dari gue. Semoga doa gue untuk dia diijabah karena gue tulus ngedoainnya. Amin.
Seperti yang gue bilang tadi, gue cuma satu dari sekian banyak fans-nya. Dia juga mungkin gak pernah tau gue eksis. Tapi perasaan khawatir ketika dia sakit, perasaan takut ketika liat dia marah, perasaan marah ketika liat dia nangis, dan perasaan seneng ketika liat dia bahagia itu... nyata adanya. Saking nyatanya, gue sanggup nangis cuma gara-gara gue tau dia gak suka sendirian di kamar hotel dikala malam kalo lagi tur keluar negeri. Dia gak suka sendirian. Ketika di bar pun, dia cuma duduk dia di salah satu sudut, gak minum karena gak bagus buat tenggorokannya. Serius gue nangis. Cengeng? Simpati? Sentimental di luar akal? Terserah mau dinamain apa, tapi gue ngerasa itu adalah satu dari beberapa kesamaan antara gue dan Kyo.
Bukan, bukannya gue mau nyama-nyamain. Tapi memang ada beberapa kesamaan yang bikin gue merasa, dia adalah salah satu cermin hidup gue. Seperti gue dan dia sama-sama Aquarius bergolongan darah B yang membuat gue dan dia memiliki beberapa sifat dan pola pikir yang hampir sama. Makanya gue merasa dia adalah satu dari beberapa orang yang gue anggap sebagai cermin hidup gue.
Percaya gak sama kehidupan masa lalu?
Gue sendiri masih rancu. Tapi kalo memang kehidupan di masa lalu emang ada, mungkin dulu gue dan Kyo adalah pasangan. Cuma sekarang kepisah ruang dan waktu. Sialnya, cuma gue yang inget sama perasaan yang gue punya ke dia, sedangkan dia lupa. Jadinya cuma gue yang bertepuk sebelah tangan gini. Tunggu, kenapa gue bahas beginian? Karena gue merasa perasaan gue ke dia bukan cuma sekedar rasa suka penggemar ke idolanya. Obsesi? Bukan, karena gue gak segitunya ngarepin bahkan maksain dia buat jadi punya gue seutuhnya. Cinta buta? Rasanya juga bukan, karena gue sadar kok apa yang gue lakukan dan yang gue rasakan buat dia.
Gue sendiri masih rancu. Tapi kalo memang kehidupan di masa lalu emang ada, mungkin dulu gue dan Kyo adalah pasangan. Cuma sekarang kepisah ruang dan waktu. Sialnya, cuma gue yang inget sama perasaan yang gue punya ke dia, sedangkan dia lupa. Jadinya cuma gue yang bertepuk sebelah tangan gini. Tunggu, kenapa gue bahas beginian? Karena gue merasa perasaan gue ke dia bukan cuma sekedar rasa suka penggemar ke idolanya. Obsesi? Bukan, karena gue gak segitunya ngarepin bahkan maksain dia buat jadi punya gue seutuhnya. Cinta buta? Rasanya juga bukan, karena gue sadar kok apa yang gue lakukan dan yang gue rasakan buat dia.
Rasanya ini lebih tepat disebut Cinta masokis, karena cinta ini nyakitin. Meskipun tau bertepuk sebelah tangan, tapi gak ada yang bisa ngilangin rasa itu dan perlahan-lahan nyakitin si pelaku, tapi dia tetap bertahan.
Yah, ngertilah ya arti masokis. Itu sih yang kira-kira gue rasain. Bego ya gue? Tapi sejak kapan sih cinta bikin pinter?
Makin lama jurnal ini makin panjang aja hihihi. Gapapa, selama temanya masih satu.
Yah intinya sih, meskipun gue tau dia gak bakal baca jurnal ini, tapi gue pengen ngucapin; Selamat Ulang Tahun yang ke 36 buat kamu, Kyo. Cermin hidupku yang selalu ada ketika aku bercermin. Segala yang terbaik, aku doakan untuk kamu. Karena ketika kamu bahagia, aku bisa merasa lebih bahagia :)
Kita memang belum pernah bertemu. Tapi bolehkan sedikit berharap bahwa pertemuan itu akan terjadi suatu hari nanti meskipun entah di kehidupan yang mana?
Nb; harusnya lebih tepat gue nulis jurnal ini sambil dengerin Neorago-Super Junior karena buat gue, dari awal sampe akhir, liriknya SANGAT menggambarkan perasaan gue untuk Kyo. Tapi berhubung gue lagi pengen di'temani' Kyo, maka gue dengerin lagu Dir en Grey sepanjang masa gue, Ryoujoku no Ame 





